Press Room

Muncul dan Menular

Mampu berbahasa asing selalu dianggap keren. Kementerian Kesehatan menyangka hal sama. Akibatnya, kata “emerging” lolos digunakan. Kata ‘emerging infectious disease’ diterjemahkan ‘infeksi emerging’.

Kebebasan pers merawat demokrasi

Epidemi Disinformasi

Pasien pertama wabah bernama kebenaran. Tak pernah disebutkan oleh Juru Bicara Pemerintah saat mengumumkan data mutakhir, saban petang. Ia memang belum mati. Hanya butuh ventilator.

Ihwal Pulasara

Kita sering mencari pengganti dari satu kata yang sudah dikenal dengan alasan: kasar, tak enak didengar.

Pers, Kita Bukan di Arena Balap

Saran #02 kepada media massa: melawan Covid-19 di antaranya memilih kata. Jangan laporkan angka kasus dengan diksi “melonjak”, “lampaui”, “salip”, “cetak rekor”.

Pers, Hati-hati Memilih Narasumber

Saran #01 kepada media massa: narasumber. “We’re not just fighting an epidemic; we’re fighting an infodemic,” kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Beda Kata Presiden, Jubir Korona, dan WHO

Hari-hari ini masih terlalu pagi untuk meyakini angka persentase pulih dan kematian akibat Covid-19. Tiap lokasi berbeda, salah satunya, bergantung pada jumlah kasus yang ditangani.